Jumat, Februari 25, 2011

Penyebab Kanker Serviks, Tanda-Tanda Kanker Serviks, Cara Mencegah Kanker Serviks, dan Cara Mengobati Kanker Serviks

Info Lengkap lainnya tentang Kanker Servics bisa Anda baca di sini yg juga dilengkapi Video-nya:
http://www.tokopasutri.com/kankerserviks.php?id=mediasejahtera

Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Rabu, 23 Pebruari 2011, saya mengikuti sebuah seminar kesehatan yang diadakan di Gedung DEZON Asia Afrika Bandung, tepatnya  di Kantor PT ABE Bandung. Saat itu, salah satu topik yang dibahas adalah tentang Kanker Serviks yang ternyata sangat membahayakan, terutama untuk Kaum Hawa ( para wanita ), baik yang masih muda maupun yang sudah lanjut usia. Karena penjelasannya sangat panjang dan tidak bisa dicatat dengan lengkap, akhirnya saya coba browsing dan berhasil menemukan artikel ini di blognya Kang Eros. Kepada Kang Eros, terimakasih banyak atas sharing-nya, dan ternyata hampir sama dengan yang saya dapatkan di seminar tersebut. Hanya di sini saya akan sedikit menambahkan cara mencegah, mendeteksi, dan pengobatan awal versi Mbah Kuncen. Baca saja selengkapnya, ya, nanti saya beritahu info dari saya nya.

Berikut ini ini artikel dari Kang Eros tersebut. Selamat membaca !!!

Kanker Serviks (Cervical Cancer) atau kanker mulut rahim, memang bukan nama yang asing, terutama bagi kaum wanita. Kanker Serviks merupakan momok paling mengerikan. Berikut 13 fakta tentang kanker serviks yang wajib kita ketahui : 


Kanker serviks adalah penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Letaknya antara rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina). Kanker ini 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Berawal terjadi pada leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh penderita. 


Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks. Sekitar 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut.


Pertama, kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18.

Kedua, selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.


Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital. ( Tips Mbah Kuncen: Jangan suka "JAJAN" ya, dan setialah pada pasangan... Jadi, ajaran agama itu banyak sekali manfaatnya, baik secara norma sosial, kesehatan, dan juga lainnya... Yuk perdalam pemahaman adama kita... )

Karenanya, penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tak hanya menular melalui cairan, virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit. 


Pada tahap awal, penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Itu sebabnya, Anda yang sudah aktif secara seksual amat dianjurkan untuk melakukan tes pap smear setiap dua tahun sekali. Gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut.

Gejala kanker serviks tingkat lanjut :
  • munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding).
  • keputihan yang berlebihan dan tidak normal.
  • perdarahan di luar siklus menstruasi.
  • penurunan berat badan drastis.
  • Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung
  • juga hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.

Masa preinvasif (pertumbuhan sel-sel abnormal sebelum menjadi keganasan) penyakit ini terbilang cukup lama, sehingga penderita yang berhasil mendeteksinya sejak dini dapat melakukan berbagai langkah untuk mengatasinya. Infeksi menetap akan menyebabkan pertumbuhan sel abnormal yang akhirnya dapat mengarah pada perkembangan kanker. Perkembangan ini memakan waktu antara 5-20 tahun, mulai dari tahap infeksi, lesi pra-kanker hingga positif menjadi kanker serviks.


Ada banyak penelitian yang menyatakan hubungan antara kebiasaan merokok dengan meningkatnya risiko seseorang terjangkit penyakit kanker serviks. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan di Karolinska Institute di Swedia dan dipublikasikan di British Journal of Cancer pada tahun 2001. Menurut Joakam Dillner, M.D., peneliti yang memimpin riset tersebut, zat nikotin serta “racun” lain yang masuk ke dalam darah melalui asap rokok mampu meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi cervical neoplasia atau tumbuhnya sel-sel abnormal pada rahim. “Cervical neoplasia adalah kondisi awal berkembangnya kanker serviks di dalam tubuh seseorang,” ujarnya. ( Nasihat Mbah Kuncen: Lebih baik tidak merokok, selain hemat uang, juga menjaga kesehatan. Bagaimana yang sudah "NYANDU"? Jika niatnya kuat ingin berhenti, pasti bisa. Jalani prosesnya saja, dan harus OPTIMIS... )


Perempuan yang rawan mengidap kanker serviks adalah mereka yang berusia antara 35-50 tahun, terutama mereka yang telah aktif secara seksual sebelum usia 16 tahun. Hubungan seksual pada usia terlalu dini bisa meningkatkan risiko terserang kanker leher rahim sebesar 2 kali dibandingkan perempuan yang melakukan hubungan seksual setelah usia 20 tahun. Kanker leher rahim juga berkaitan dengan jumlah lawan seksual. Semakin banyak lawan seksual yang Anda miliki, maka kian meningkat pula risiko terjadinya kanker leher rahim. Sama seperti jumlah lawan seksual, jumlah kehamilan yang pernah dialami juga meningkatkan risiko terjadinya kanker leher rahim. Anda yang terinfeksi virus HIV dan yang dinyatakan memiliki hasil uji pap smear abnormal, serta para penderita gizi buruk, juga berisiko terinfeksi virus HPV. Pada Anda yang melakukan diet ketat, rendahnya konsumsi vitamin A, C, dan E setiap hari bisa menyebabkan berkurangnya tingkat kekebalan pada tubuh, sehingga Anda mudah terinfeksi.


Pap smear adalah metode pemeriksaan standar untuk mendeteksi kanker leher rahim. Namun, pap smear bukanlah satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit ini. Ada pula jenis pemeriksaan dengan menggunakan asam asetat (cuka). Menggunakan asam asetat cuka adalah yang relatif lebih mudah dan lebih murah dilakukan. Jika menginginkan hasil yang lebih akurat, kini ada teknik pemeriksaan terbaru untuk deteksi dini kanker leher rahim, yang dinamakan teknologi Hybrid Capture II System (HCII).

Nah, kalau ini tabahan dari Mbah Kuncen tentang cara mendeteksinya. Hasil penelitian yang dilakukan Boyke & Co. , Kanker Serviks ini bisa dideteksi dengan menggunakan INTIMATE TISSUE DOUBLE MAJAKANI (TDM). Caranya sangat sederhana. 
  1. Ambil satu sachet TDM , lalu bagi menjadi empat bagian dengan menggunakan gunting atau pisau yang steril, agar kebersihan TDM ini terjaga
  2. Ambil 1/4 bagian yang telah dipotong tadi( 1 bagian kecil ), lalu selipkan secara vertikal / tegak lurus ke dalam vagina sampai agak dalam. Sisakan sebagian di luar vagina untuk mencabutnya (jangan semuanya dimasukkan, nanti tidak bisa dikeluarkan lagi, hehe... )
  3. Tunggu beberapa jam, minimal satu jam, bisa juga sampai 3jam, usahakan dipakai ketika sedang istirahat, agar kerja TDM optimal, bisa ketika sedang tidur, istirahat di rumah, atau saat-saat santai Anda lainnya.
  4. Setelah didiamkan, ambil tissu TDM tersebut dari Vagina, perhatikan apa yang terjadi. Ketika ada lendir, atau bintik kuning kecoklatan, kemungkinan ada banyak bakteri / virus dalam vagina tersebut. Apalagi jika sudah ada bercak darah, Anda harus hati-hati. Segera lah konsultasi ke dokter, apalagi ada gejala lain seperti yang disebutkan di atas dalam artikel ini. Jika baru bercak-bercak kuning, kecoklatan, hijau, itu mungkin masih bisa diatasi. Gunakan TDM seperti cara di atas, minimal 1 Box ( Harga per box bagi yang belum punya, bisa dilihat dan dipesan di sini: http://www.klikdisini.com/majakaniwiyasa )


Meski menempati peringkat tertinggi di antara berbagai jenis penyakit kanker yang menyebabkan kematian, kanker serviks merupakan satu-satunya jenis kanker yang telah diketahui penyebabnya. Karena itu, upaya pencegahannya pun sangat mungkin dilakukan. Yaitu dengan cara :
  • tidak berhubungan intim dengan pasangan yang berganti-ganti
  • rajin melakukan pap smear setiap dua tahun sekali bagi yang sudah aktif secara seksual
  • melakukan vaksinasi HPV bagi yang belum pernah melakukan kontak secara seksual
  • dan tentunya memelihara kesehatan tubuh
Nah, kalau ini tambahan lagi dari Mbah Kuncen tentang cara mencegahnya. Hampir seperti Tips Mbah Kuncen di atas, yaitu dengan menggunakan TDM juga.
  1. Ambil satu sachet TDM , lalu bagi menjadi empat bagian dengan menggunakan gunting atau pisau yang steril, agar kebersihan TDM ini terjaga
  2. Bawalah selalu TDM tersebut. Setiap setelah Buang Air Besar (BAB) ataupun Buang Air Kecil (BAK), bersihkan terlebih dahulu dengan air, setelah itu, usapkan atau keringkan bagian Vagina dengan TDM tadi. Dengan begini, Anda akan terhindar dari Kanker Servics sedari dini. Tapi untuk langkah awal, deteksi dulu dengan Tips Mbah Kuncen di atas ( Nomor 9 = Cara mendeteksinya ).
  3. Selalu jaga kebersihan, baik lahir maupun batin. Banyak berdoa pada ALLAH Swt, meminta kesehatan dan kesembuhan lahir dan batin.


Pada pertengahan tahun 2006 telah beredar vaksin pencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18 yang menjadi penyebab kanker serviks. Vaksin ini bekerja dengan cara meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkap virus sebelum memasuki sel-sel serviks. Selain membentengi dari penyakit kanker serviks, vaksin ini juga bekerja ganda melindungi perempuan dari ancaman HPV tipe 6 dan 11 yang menyebabkan kutil kelamin. Yang perlu ditekankan adalah, vaksinasi ini baru efektif apabila diberikan pada perempuan berusia 9 sampai 26 tahun yang belum aktif secara seksual. Vaksin diberikan sebanyak 3 kali dalam jangka waktu tertentu. Dengan vaksinasi, risiko terkena kanker serviks bisa menurun hingga 75%. Ada kabar gembira, mulai tahun ini harga vaksin yang semula Rp 1.300.000,- sekali suntik menjadi Rp 700.000,- sekali suntik. 

Nah, lagi-lagi ada info tabahan lagi dari Mbah Kuncen yang juga bermanfaat. Kalau harga Vaksin ini masih cukup mahal, coba Cek Harga TDM. Penemuan Dr. Boyke ini sangat bermanfaat bagi kita yang membutuhkan. Saat posting ini dibuat, Harga TDM masih bervariasi, tapi masih tidak lebih dari Rp 150.000,- / box ( berisi 9 sachet ). Untuk harga update dan pemesanan, bisa sahabat baca di sini:
atau di sini langsung: 

Vaksin ini telah diujikan pada ribuan perempuan di seluruh dunia. Hasilnya tidak menunjukkan adanya efek samping yang berbahaya. Efek samping yang paling sering dikeluhkan adalah demam dan kemerahan, nyeri, dan bengkak di tempat suntikan. Efek samping yang sering ditemui lainnya adalah berdarah dan gatal di tempat suntikan. Vaksin ini sendiri tidak dianjurkan untuk perempuan hamil. Namun, ibu menyusui boleh menerima vaksin ini.

Nah... Lho... ada lagi info tabahan lagi dari Mbah Kuncen yang juga bermanfaat. Kalau Vaksin ini masih ada efek samping, TDM sama sekali tidak ada efek samping, karena terbuat dari bahan alami dan mendapatkan rekomendasi dari Boyke Dian Nugraha sebagai Pakar Kesehatan Reproduksi, juga sudah terdaftar secara resmi di BPOM. Info lengkap bisa dibaca di sini: http://www.tokopasutri.com/majakani.php?id=mediasejahtera.
 

Berhubung tidak mengeluhkan gejala apa pun, penderita kanker serviks biasanya datang ke rumah sakit ketika penyakitnya sudah mencapai stadium 3. Masalahnya, kanker serviks yang sudah mencapai stadium 2 sampai stadium 4 telah mengakibatkan kerusakan pada organ-organ tubuh, seperti kandung kemih, ginjal, dan lainnya. Karenanya, operasi pengangkatan rahim saja tidak cukup membuat penderita sembuh seperti sedia kala. Selain operasi, penderita masih harus mendapatkan terapi tambahan, seperti radiasi dan kemoterapi. Langkah tersebut sekalipun tidak dapat menjamin 100% penderita mengalami kesembuhan. Pilih mana? Mencegah dengan vaksinasi atau anda memilih pengangkatan rahim, radiasi dan kemoteraphy yang masih juga belum ada jaminan sembuh? Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

Sumber utama : http://female.kompas.com

Mbah Kuncen juga setuju dengan isi poin ke 13 ini. Malah tips dari Mbah Kuncen di atas bisa lebih hemat, baik ketika mendeteksi, mencegah, dan juga terapi awal. So, jangan lupa jika akan pesan TDM, melalui Mbah Kuncen ya, karena Mbah Kuncen juga termasuk Distributor Resmi Produk TDM ini.


Sayangilah diri sahabat dan orang yang sahabat sayangi. Sampaikan informasi ini kepada teman-teman yang pastinya membutuhkan,khususnya kaum wanita. Sahabat juga bisa share ke facebook, sehingga teman-teman di facebook bisa membaca dan mengetahui informasi berharga ini.

Walaupun saya menulis juda dengan ada unsur iklannya, tapi tidak mengurangi pentingnya isi posting ini. Mudah-mudahan dengan produk yang saya jual ini, justru bisa membatu sahabat yang lain yang membutuhkan informasi ini. Misalkan saja, kika sahabat membeli satu Box TDM, cobalah berbagi ke sahabat yang lain, minimal untuk mendeteksi, seperti uraian saya di atas.

Memang saya juga sambil menjalankan bisnis ini, karena produknya sangat bermanfaat dan banyak dibutuhkan. Sahabat juga bisa bergabung ( tanpa paksaan, ya... ) dalam bisnis ini. Siapa tahu menjadi jalan rizki juga bagi yang lain.

Mohon maaf jika dalam penyampaian artikel ini kurang berkenan dan ada informasi yang kurang tepat atau keliru, ditunggu koreksinya baik via comment maupun via Email atau SMS. Informasi/masukan dari Anda sangat berharga bagi saya.

Salam YAKIN SUKSES !!!


NB:
Jika sahabat semua menyukai posting saya ini, atau ingin berbagi dengan sahabat yang lain di Facebook, sahabat bisa berbagi/share ke teman di FACEBOOK. Cukup dengan meng-KLIK link ini!

Terimakasih.

Sumber:
http://www.ingateros.com/2010/04/kanker-serviks-penyebab-tanda-tanda-cara-mencegah-dan-mengobati-kanker-serviks.html

Posting Berhubungan:

Kunjungi Sponsor Kami:




Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

7 komentar: on "Penyebab Kanker Serviks, Tanda-Tanda Kanker Serviks, Cara Mencegah Kanker Serviks, dan Cara Mengobati Kanker Serviks"

mbletek mbletuk mengatakan...

yang namanya kanker dimana pun tmpt tmbhnya tetep berbahaya dan sangat beresiko

Mbah Kuncen mengatakan...

mbletek mbletuk > Betul sekali, Mas. Makanya harus dijaga... Preventif /mencegah lebih baik daripada mengobati, apalagi kanker...

pengobatan alternatif paru-paru mengatakan...

Kanker servic...Penyakit yg sangat menakutkan bg Kaum Hawa..Klik sini Solusi Alami kanker servic http://jellygamat.agus-supriatna.com/pengobatan_alternatif_kanker_servi

Obat herbal darah tinggi mengatakan...

jagalah daerah v anda ya...

Mbah Kuncen mengatakan...

pengobatan alternatif paru-paru > Terimakasih atas infonya...

guest mengatakan...

wah, kasihan perempuan, semoga tidak terjadi pada orang-orang terdekat kita

Obat Keputihan mengatakan...

tulisannya bagus, enak dibaca... makasih tipsnya.

Poskan Komentar

Sampaikan sedikit pesan/saran Anda, walaupun hanya sepatah dua patah kata bermakna. Jika ingin bertanya yang lebih jauh dan dianggap secret/rahasia, silahkan hubungi saya via email di link kontak: http://wiyasa.com/kontak

Terimakasih.

Salam YAKIN SUKSES !!!